Rabu, 28 Oktober 2020
» Berita » WAKA PA PALANGKA RAYA : Berani bersaing untuk kebaikan dan perubahan
WAKA PA PALANGKA RAYA : Berani bersaing untuk kebaikan dan perubahan

gbrnas
Nampak WAKA PA Palangka Raya Drs. Nasrulloh, SH saat menyampaikan hasil RAKOR dihadapan para Hakim dan Pegawai

http://pa-palangkaraya.go.id PA.PALANGKARAYA. Bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Palangka Raya, dilakukan rapat sosialisasi hasil rapat koordinasi (Rakor) Pengadilan Agama (PA) se-Kalimantan Tengan yang dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya beberapa hari yang lalu. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan bagi seluruh aparatur Peradilan Agama Palangka Raya, baik hakim maupun karyawan (ti) yang ada di lingkungan Pengadilan Agama Palangka Raya. acara berlangsung di ruang sidang utama Pengadilan Agama Palangka Raya tepat pada Pukul 15.00 WIB pada Senin (14-11-2016).

Ada nuansa lain dan berbeda dari rapat rapat sebelumnya, yakni rapat yang dipimpin Drs. Nasrulloh, SH selaku Wakil Ketua Pengadilan Agama Palangka Raya dan unsur pimpinan lainnya adalah wajah wajah baru yang menghiasi Pengadilan Agama Palangka Raya medio akhir tahun 2016 ini. Dalam sambutannya Nasrulloh begitu panggilan akrabnya menyampaikan rasa terima kasih atas kesedian para hakim dan seluruh karyawan (ti) yang bisa menghadiri rapat tersebut dengan tepat waktu, walau dalam kondisi yang serba apa adanya. Dalam kesempatan itu Nasrulloh berharap agar kondisi kantor yang apa adanya ini tidak mengurangi semangat bekerja dan memberikan yang terbaik baik institusi ini. Imbuh mantan Ketua PA ketapang ini penuh semangat.

Secara umum Nasrulloh berharap khususnya pada bagian kepaniteraan untuk melakukan perbaikan serta penataan terhadap alur perkara yang ada di lingkungan Pengadilan Agama Palangka Raya agar lebih baik dan sistematis sehingga tidak ada lagi buku-buku baik jurnal, induk keuangan perkara maupun buku lainnnya yang berkaitan dengan perkara yang tidak terisi dan masih kosong tidak tertulis karena ketiadaan data perkaranya. Lebih jauh Nasrulloh menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan pelaksanaan Rakor KPTA se-Indonesia di Lombok beberapa waktu yang lalu, antara lain :

  1. Mempertahankan kekompakan dengan saling bantu membantu dan saling menghargai antara sesama.
  2. Mawas-diri yang berkaitan dengan tugas pokok masing-masing.
  3. Menjaga kemandirian dan profesionalisme dan jangan sampai didikte oleh para pihak yang berkepentingan, khususnya mereka yang berperkara.
  4. Kepada para hakim dalam membuat putusan agar lebih lebih cermat lagi dengan mempertimbangkan apakah amar putusan tersebut bersifat condemnatoir yang bisa dieksekusi atau putusan tersebut bersifat declaratoir, yakni putusan yang hanya menerangkan atau menetapkan saja.
  5. Seorang hakim adalah seseorang bersikap dan berperilaku adil kepada para pihak, dengan tidak membeda-bedakan orang.
  6. Menjaga wibawa lembaga peradilan dengan tidak menerima serta menjanjikan sesuatu apapun kepada para pihak.
  7. Melakukan pembenahan terhadap pelayanan meja informasi dan pengaduan agar lebih baik.
  8. Melakukan koordinasi dengan Pengadilan Negeri setempat untuk penentuan radius.
  9. Pemimpin Pengadilan harus bisa menjadi contoh yang baik untuk bawahannya.
  10. Mengaktifkan kembali organisasi pendukung yang ada di lembaga peradilan, seperti IKAHI, IPASPI maupun Dharmmayukti Karini.

Dalam kesempatan tersebut Nasrulloh sempat menyinggung dan memberikan apresiasi atas ditunjuknya Pengadilan Agama Palangka Raya sebagai Pengadilan Agama percontohan yang ada di lingkungan Pengadilan Agama se Kalimantan Tengah. Karena itu Nasrulloh merasa sangat optimis kalau Pengadilan Agama Palangka Raya selangkah lebih maju dari sisi jumlah banyaknya  pegawai. Menurut Nasrulloh banyaknya pegawai tidak selalu identik dengan sebuah kebaikan dan kesuksesan sebuah organisasi, namun semua itu kembali kepada kemampuan pemimpinya untuk meminit sumber daya yang ada dengan baik. Pemimpin harus mampu menempatkan orang berdasarkan kompetensinya dan bukan asal senang dan acak-acakan. imbuhnya

Sebelum kegiatan rapat ditutup Nasrulloh menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada lagi fit and proper test untuk pimpinan Pengadilan Klas IB, Nasrulloh menghimbau kepada para hakim yang ada di Pengadilan Agama palangka Raya untuk ikut dan tidak merasa minder sebelum bertanding, karena menurut Nasrulloh kita harus “berani bersaing untuk kebaikan dan perubahan”  kemudian rapat ditutup langsung oleh pimpinan rapat. (Ikh).

 Berita Sebelumnya
Terimakasih telah membaca Berita - WAKA PA PALANGKA RAYA : Berani bersaing untuk kebaikan dan perubahan. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Kelas 1A Palangka Raya. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

*