Selasa, 27 Oktober 2020
» Berita » “HIDUP INI BANYAK-BANYAKLAH MEMBERI, BUKAN MENERIMA” 20 Orang Terima Santunan BAZIS PA Palangka Raya
“HIDUP INI BANYAK-BANYAKLAH MEMBERI, BUKAN MENERIMA” 20 Orang Terima Santunan BAZIS PA Palangka Raya

“HIDUP INI BANYAK-BANYAKLAH MEMBERI, BUKAN MENERIMA”
20 Orang Terima Santunan BAZIS PA Palangka Raya

 www.pa-palangkaraya.go.id | Palangka Raya (26/02/2015)

Semua orang berhak untuk hidup sejahtera di seluruh penjuru bumi ini. Sayangnya, ada beberapa hal yang mengakibatkan kesejahteraan dan hidup tidak berkecukupan dapat dirasakan oleh beberapa kalangan.

Entah itu karena musibah, bencana alam, atau kondisi finansial masing-masing. Karena sulitnya mencari pekerjaan, bahkan memiliki pekerjaan, akan tetapi sangat minim penghasilan guna menupang kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial, manusia pasti akan terketuk hatinya untuk memberi pertolongan. Jika memiliki kemampuan, tidak ada salahnya kita memberi atau menyantuni dengan tulus kepada orang yang membutuhkan.

“Badan Amil Zakat, Infak dan Shadaqah (Bazis) Pengadilan Agama Palangka Raya, santuni masyarakat yang tidak mampu (miskin). Saat ini ada 20 orang masyarakat yang tidak berkecukupan kita santuni secara langsung melalui perantaraan Pegawai/Hakim yang ada. Masing-masing perorang memperoleh bantuan, santuan sebesar Rp. 300.000. Jadi saat ini setidaknya ada Rp. 6.000.000 yang kita salurkan secara langsung dan Rp. 2.800.000 kita salurkan melalui Badan Amil Zakat, Indak dan Shadaqah Daerah (Bazda) Kota Palangka Raya   “ Ungkap Rapie – Sekretaris Bazis PA Palangka Raya.

“Untuk rutinitas tahunan, pemberian santuan langsung kepada anak panti asuhan saat buka puasa bersama (Ramadhan), telah kita sisakan sebesar Rp. 4.000.000 ditambah penerimaan bulan berjalan “Ujar Rapie menambahkan.

“Terkait dengan santuan, pemberian seperti ini. Mengingatkan kita kutipan dialog dalam film Laskar Pelangi.” Hidup ini banyak banyaklah memberi, bukan menerima.”

Pada suatu hari, seorang petani Skotlandia yang hidup miskin mendengar tangisan seorang anak kecil yang terperosok ke dalam lumpur. Sang anak masuk kedalam lumpur yang amat berbahaya. Sang petani tersebut bernama Fleming, ia dengan cepat membantu si anak kecil keluar dari lumpur tersebut. Anak itu pun selamat dan dapat kembali ke rumahnya.

Keesokan harinya, ayah dari sang anak yang diselamatkan oleh Fleming datang kerumahnya. Sang Ayah ini mengucapkan terima kasih kepada Fleming. Kebetulan ia salah satu orang kaya. Ia menawarkan apa saja yang diinginkan oleh Fleming sebagai ucapan terima kasih atas jasa fleming menyelamatkan anaknya. Namun Fleming dengan rendah hati menolaknya, karena ia melakukan hal tersebut dengan sukarela.

Namun sang ayah dari anak yang diselamatkan ini mengajukan satu permintaan. Karena ia melihat ternyata Fleming juga memiliki seorang anak. Ia melihat kondisi rumah Fleming yang kecil dan kehidupannya yang miskin, pastilah Fleming tidak mampu membiayai sekolah anaknya hingga level universitas. Maka Orang kaya ini menawarkan akan membiayai sekolah anak Fleming hingga level universitas.

Tahun demi tahun berlalu, Anak Fleming kemudian dimasukkan ke universitas terbaik saat itu, yaitu St. Marys Hospital Medical School di London. Syukurnya anak fleming juga tidak menyia nyiakan kesempatan yang diberikan orang kaya tersebut.

Anak Fleming belajar dengan tekun dan menjadi sangat terkenal. Ia menemukan sebuah obat yang bernama Penicilin. Anak Fleming ini bernama Sir Alexander Fleming.

Bertahun tahun kemudian, anak si orang kaya yang membiayai kuliah fleming terserang pneumonia. Saat itu , tahukah anda satu satunya obat yang mampu menyelamatkan sang anak adalah Penicilin. Ya penicilin yang ditemukan oleh alexander fleming. Nama anak orang kaya tersebut adalah Sir Winston Churchill.

Kisah nyata ini kembali meneguhkan keajaiban memberi. Setiap perbuatan baik akan mengembalikan perbuatan baik yang lebih besar kepada kita. (IT PA Plk).

Terimakasih telah membaca Berita - “HIDUP INI BANYAK-BANYAKLAH MEMBERI, BUKAN MENERIMA” 20 Orang Terima Santunan BAZIS PA Palangka Raya. Silahkan tinggalkan komentar, saran dan pesan Anda untuk kemajuan website Pengadilan Agama Kelas 1A Palangka Raya. Terimakasih untuk dukungan dan partisipasi Anda.
Total Komentar    Belum Ada Komentar
  • Nama harus diisi, Email tidak akan disebarluaskan, Terimakasih.
  • Mohon untuk menggunakan ejaan yang benar / kata-kata yang mudah dimengerti

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

*